Sabtu, 13 September 2008 18:07 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Peredaran makanan olahan sisa sampah hotel yang ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Jakarta, baru-baru ini, tidak memengaruhi aktivitas di Pasar Alam Kapuk dan Pasar Cengkareng, Jakarta Barat. Hanya, kini pembeli makin berhati-hati memilih daging.

Isu masih beredarnya daging busuk dan makanan olahan sisa sampah hotel tidak membuat para penjual daging di sejumlah pasar tradisional di Jakarta, berhenti berjualan. Di Pasar Alam Kapuk dan Pasar Cengkareng, penjualan daging berlangsung normal. Namun, masih terlihat beberapa pedagang yang menjual daging dengan kondisi tidak lagi segar.

Di kedua pasar ini juga tidak ditemukan adanya pedagang yang menjual makanan sisa sampah hotel. Berdasarkan inspeksi mendadak Suku Dinas Perikanan dan Peternakan DKI Jakarta, Pasar Cengkareng adalah salah satu pasar tempat makanan sisa hotel dijual.

Sebagian pedagang juga mengaku prihatin dengan adanya makanan olahan sisa sampah hotel yang beredar di pasaran. Itu tidak hanya merugikan pembeli, tetapi juga pedagang daging sebenarnya.

Sementara itu, sebagian pembeli mengaku telah mengetahui tentang beredarnya makanan sisa hotel yang diolah kembali. Namun, mereka tidak khawatir karena telah memiliki pedagang langganan. Beberapa pembeli juga mengaku belum pernah menemukan makanan sisa hotel di pasar tempat mereka biasa berbelanja.(DEN)

=================================================
petikan berita ini saya ambil dari “http://metrotvnews.com”

Astagfirullah…………………bulu kuduk saya merinding, heran, seolah-olah masih tidak percaya, ternyata masih saja ada jalan yang dilakukan untuk mencari sesuap nasi dan uang untuk memenuhi kebutuhan dengan cara yang luar biasa diluar akal kita……….bayangkan menjual makanan yang sudah basi, agar dimakan saudara kita sendiri……..bayangkan bung…………………

Makanan Sampah dan Basi……gila!!!!!…….ternyata ada orang yang lebih parah dari Ryan ( Jagal dari Sidoarjo)…………sama saja kita membunuh orang lain, bahkan saudara atau anak kandung kita sendiri tapi secara perlahan-lahan……

Apa yang melandasi itu semua???…….Perekonomian dan kurang sensitifnya hati terhadap agama…….ya, ketika tingkat perekonomian seseorang itu tidak lagi mencukupi dengan tingginya harga bahan baku yang ada………dapat dipastikan, banyak orang yang bingung untuk memenuhi sekedar sesuap nasi……..dan bisa dibayangkan banyak kaum rakyat miskin yang berusaha mencari cara untuk mendapat uang……namun ada juga yang dari kaum orang kaya………….

tidak ada jalan lain, itu mungkin alasan mereka………ya…..jelas sekali, kenapa akhirnya Allah mencabut secara perlahan keberkahan-keberkahan yang dulunya tersedia secara melimpah ruah di tanah Indonesia ini, karena sikap serakah dan kegilaan kita sendiri……………………..

Saudaraku……..jika kita memang bisa mendapatkan jalan lain, pastikan itu jalan yang halal dan baik dimata Allah dan mata manusia lain……….jangan sampai anak dan cucu kita, memakan harta kita yang banyak menyimpan dosa-dosa kita sebagai orang tua……………………………..

MARI KITA BERSAMA-SAMA MENCARI SOLUSINYA, DAN BERGERAK UNTUK MERUBAH NASIB BANGSA INI………….INDONESIA BANGKIT……….DARI IMTAQ DAN SUMBER DAYANYA…AMIEN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s