18 September 2011

Kulangkahkan kakiku, ketempat dimana aku merasa dilupa dengan waktu, lupa dengan makan, namun tak lupa sholat…hehe…ya, aku menuju sebuah toko buku, kelangkahkan ketempat yang bisa menghabiskan berjam-jam disana, dan hari itu, kulangkahkan lagi kedua kakiku kesana…

mencari buku bagiku bukanlah hal yang mudah, karena butuh pertimbangan ketika buku itu akan dibeli, bukan dari sampul dan harga, tapi dari kontennya, ilmu seperti apa yang akan aku dapat ketika aku membeli buku itu, yang membuat aku dewasa tentang hidup, lebih mengenal tentang Tuhanku, lebih mengenal tentang diriku, atau orang lain, dll

Setelah 20 menit mencari, pandangan mataku tertarik pada salah satu buku, latar cover background dengan langit, dihiasi dengan bangunan dari 4 negara di Eropa, yang berjudul “99 Cahaya di Langit Eropa”. cukup tebal memang, namun tak melepas inginku untuk membaca sinopsinya.

“Aku mengucek-ucek mata. Lukisan Bunda Maria dan Bayi Yesus itu terlihat biasa saja. Jika sedikit lagi saja hidungku menyentuh permukaan lukisan, alarm di Museum Louvre akan berdering-dering. Aku menyerah. Aku tidak bisa menemukan apa yang aneh pada lukisan itu. “Percaya atau tidak, pinggiran hijab Bunda Maria itu bertahtakan kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah, Hanum, ” Ungkap Marion akhirnya”

Pertama membacanya, ada perasaan kaget, ada sebuah misteri dari buku ini, kubaca pula beberapa komentar tokoh, dari BJ Habibie, Amien Rais (ayah sang penulis), Najwa Shihab, dan tokoh lainnya…hmm cukup terkenal juga buku ini dimata para tokoh. Akhirnya kuputuskan memberi buku Novel Non Fiksi ini…

Dalam pencarian hidup, terkadang melalui perjalanan yang panjang, penuh liku-liku dan badai, terkadang kita tak mampu menahannya, namun semua itu telah kita lewati. Masa lalu Islam yang menjadi Penerang dalam zaman Kegelapan, yang dibawa Suri Tauladan, Nabi Muhammad SAW, membawa dampak yang sangat besar. Dalam buku inilah, diungkap, bagaimana Islam dulu jaya, suram, menjadi kebanggaan, menjadi kiblat dari orang besar yang tinggal di Eropa. Perjalanan penulis dalam novel ini menggambarkan, bagaimana Islam dulu sangat menjadi kebanggaan bagi Muslim, namun sekarang terjepit dalam arus kelupaan akan masa lalu. Membuka persepsi baru, bahwa Islam dulu besar,  bukan karena perang, namun karena Islam, adalah Rahmatan Lill Aalamien….

Semoga buku ini, turut memberi warna dalam Dunia Sastra, dan memperkaya pola pikir kita, yang bisa membawa kita menjadi “Agen Muslim yang baik”…

link referensinya : http://www.goodreads.com/book/photo/12252878-99-cahaya-di-langit-eropa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s