Tepat 1 jam yang lalu, pukul 18:18 menit, setelah melakukan sholat Magrib, saat sedang asyik berdzikir, dengan menutup mata, kuucapkan lafal Allah didalam qolbu. Terasa nikmat dan sejuk dalam hati, namun saat kuucap lafal Istighfar, tiba-tiba tubuh yang sedang duduk bersila ini terasa digoyang-goyang, terasa pusing, dan melayang entah kemana.

Suara teman sholat yang masih berbicara tak lantas membuatku beranjak pergi, karena kufikir mereka merasakannya, namun teriakan dari lorong ruangan kerja sontak membuat beberapa orang yang ada didalam ruangan kantor berlarian seperti ketakutan dikejar pak polisi, entah sadar atau tidak, mimik muka merakapun tak kalah pucat, keringat yang menetes bukan karena habis berolah raga, namun keringat yang muncul karena detak jantung yang memacu tingkat hormon mereka berproduksi lebih keras, karena takut…takut karena gempa.

beberapa orang masih tak sadar, bahwa telah terjadi gempa, bahwa masih santai saja di tempat kerja mereka, ada beberapa yang sudah berlarian keluar menyelamatkan diri mereka.

Gempa itu Kuasa Allah

Gempa yang baru saja terjadi tak lepas dari peranan Allah, atas izin Allah bumi tak mungkin dengan lancang menggerakan ‘tubuh’ nya yang sudah letih dengan tumpukan-tumpukan dosa manusia yang mendiaminya. Atas Kuasa Allah, bumi ini bergerak, bagi bumi, gerakan itu tak seberapa besar, namun bagi kita yang kecil dihadapan Allah, pastilah sangat besar dampaknya. sampai-sampai mungkin ada yang ketakutan hingga menangis, tak ayal seperti anak kecil.

Kecil gerakannya, namun ucapan apa yang keluar dari mulut kita ketika merasakannya, apakah berteriak histeris, tertawa, ataukah menangis, ataukah menyebut asma Allah???

seringkali kita lupa akan diri kita yang tak lebih dari sebutir pasir di gurun pasir, kita tak lebih dari buih yang ada dilautan, tak lebih dari semut yang terinjak dan sering kita siksa dengan kesenangan kita, tak lebih dari makhluk kecil yang tak mampu berbuat apa-apa, karena kita adalah makhluk ciptaanNya.

Gempa sekali lagi bukanlah kekejaman alam, bukan lagi kekuatan yang tanpa andil penguasa, Gempa adalah pertanda bahwa Allah masih Sang Penguasa Jagad ini, dan kita kecil dihadapan Allah.

Maha Suci Allah.

Kecilnya Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s