“Banjir adalah Ujian bagi hambaNya untuk lebih banyak bersabar dan bersyukur”

itu mungkin adalah quote yang pas mengenai keadaan yang sekarang ini sedang dialami oleh sebagian besar manusia yang berada di ibukota Jakarta, tempat yang sama seperti tempat tinggalku.

Jakarta bukan kota yang kecil, bukan kota yang hanya memiliki sedikit kelurahan dan kecamatan, bukan hanya memiliki sedikit gedung tinggi, tidak sedikit jalan tol dan flyover hingga bypass yang tersebar diberbagai sisi, hingga tempat bisnispun bertebaran, dari pasar tradisional, minimarket, hingga pasar saham. Dari bisnis yang ecek-ecek hingga kelas bisnis esek-esek.

hingga hari ini, musibah sedang dialami oleh kota Jakarta, Banjir yang notabene adalah musibah langganan bagi penduduk di ibukota ini, dari yang terbiasa mengalaminya, hingga yang terbiasa menjalaninya. Segala Perencanaan dan Persiapan untuk menghadapi musibah ini, dari pengecekan bantaran kali, sampah, fungsi pompa penyedot, hingga tenaga-tenaga sukarelawan telah dipersiapkan, nyatanya memang tak bisa menandingi Ujian Allah terhadap hambaNya.

Ujian yang datang ini tak hanya mengorbankan fisik kita saja, melainkan mental kita juga, hingga kita akhirnya ingat bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah titipan saja, jika Sang Empunya meminta barang titipan kepada kita, wajiblah kita mengembalikannya.

Ujian tak menjadikan kita lebih sombong, takkabur, Iri Hari, Riya, namun menjadikan kita pribadi yang Bijaksana, Dewasa, dan berhati-hati….

Semoga kita semua menjadi Hamba yang mampu mengambil hikmah dari setiap Ujian yang kita alami… Aaamiennn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s