Ketika yang lain pusing dengan dirinya, kepusingannya sendiri membuat dirinya lupa yang memberi akal, lantas kenapa kau menjauh dari apa yang sebenarnya sudah alami atas dirimu, dan kau semakin pusing untuk menutupinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s